Posted by rahard on June 12th 2006 to
Education Nggak hanya mahasiswa, ternyata dosen juga mengerjakan tugas pas di detik-detik terakhir. Minggu ini adalah minggu terakhir untuk memasukkan nilai. Maka, malam ini saya mau begadang untuk menyelesaikan nilai-nilai ujian dan tugas-tugas mahasiswa.
Sebetulnya pekerjaan ini bisa dilakukan jauh-jauh hari, tapi biasalah … ada saja kerjaan lain yang menyelinap dan mengambil prioritas. Akibatnya menilai pekerjaan menjadi terbengkalai.
Kalau mau gampang menilainya sih tinggal lemparkan tugas-tugas mahasiswa itu ke udara. Kalau dia terlentang (bagian depan / halaman pertama) di bagian atas, maka lulus. Kalau tugas telungkup, maka dia tidak lulus. Saya sih tidak seperti itu. Kalau saya … yang telungkup itu yang lulus sedangkan yang terlentang tidak. Ha ha ha. Guyon saja. Sadis amat kalau menilai dengan cara itu.
Guyonan lain mengatakan bahwa penilaian dapat dilakukan dengan melihat ketebalan tugas. Makin tebal tugasnya, makin besar nilainya. Justru kalau menurut saya sebaliknya. Semakin tipis, tapi langsung menjawab pertanyaan seharusnya nilainya yang lebih besar ya? Artinya dia bisa menjelaskan dengan efektif. Kalau yang menjelaskan dengan berlembar-lembar kertas, berarti dia tidak bisa menjelaskan dengan efektif (terlalu boros). Nilainya lebih kecil saja?
Tentu saja saya menilai dengan melihat isinya. Kalau untuk tugas-tugas reguler, saya biasanya meminta bantuan asisten untuk menilai. Semestinya sih lulus semua, kecuali memang yang tidak bisa ikut kuliah/ujian karena sakit … atau memang belum pantas lulus saja.
Nah … sekarang saya mau memeriksa soal dulu ya. Mudah-mudahan cepat selesai. Sudah ngantuk nih.