Kerja, kerja, mari kita kerja

Dulu ada lagu anak-anak yang kira-kira isinya ada kata-kata … "kerja, kerja, mari kita kerja". Seterusnya lupa. Ha ha ha. Ada yang tahu?

Maksud saya sih bukan untuk nyari lagunya, tapi ingin membahas topik ini; kerja keras. Yang saya maksudkan dengan "kerja" itu  bukan hanya pegawai kantoran, atau pekerja di restoran, toko, pasar, dan seterusnya, tapi maksudnya bisa juga untuk (maha)siswa yang kuliah atau ke sekolah. Pokoknya yang bukan main-main gitu.

Kadang kita males untuk kerja, belajar, kuliah. Bawaannya kalau nggak ngantuk, lapar, dan nggak bisa konsentrasi. Adaaa aja gangguan. Tadinya saya pikir saya sendiri yang seperti ini. Eh, ternyata orang lain juga. Ha ha ha. Jadi ternyata sifat orang itu sama ya … males. he he he.

Jadi bagaimana dong kita menyikapi hal ini? Bisa juga kita ambil keputusan, ah main-main aja. Atau dengan kata lain melarikan diri dari masalah, bukan menghadapinya.

Cara yang lain, yang lebih bagus, kita cari akal agar kita nggak malas. Misalnya, kalau lagi belajar, cari problem yang menarik. Kalau nggak nemu yang menarik gimana? (Misalnya matematika … bikin puyeng, atau sejarah yang mbosenin, atau sastar yang menjemukan.) Kata orang ada yang dia ngakalin di otaknya. Puter otak sehingga kita bisa buat cerita, permainan, menghayal tentang pelajaran itu. Misalnya, kalau matematika bisa menghayal kita jadi John Nash (yang di film Beautiful Mind itu - makanya banyak-banyak nonton film he he he). Kita menemukan rumus! Atau kalau di sejarah, kita menjadi time traveller … berjalan menembus waktu ke jaman purba. Kita  menjadi raja atau ratu di jaman itu. whu hu … Atau kalau di dunia sastra, kita menjadi seniman yang mengarang puisi.

Otak kita ternyata "sadis" juga. Dia bisa diajak untuk "menipu" diri kita supaya senang. Tapi bisa juga kita bilang sebel / males / ngantuk, maka kita jadi seperti apa yang kita pikirkan tersebut. Nah, makanya kita pikirin yang seneng-seneng aja ya.

Sekarang, saya mau menghayal dulu … jadi musisi yang jagoan. he he he …

2 Responses to “Kerja, kerja, mari kita kerja”

  1.   Lathifah
    July 7th, 2007 | 10:03 pm

    kerja, kerja, ayo kita kerja
    gunting kain jadilah baju
    baju indah menarik
    untuk putri yang cantik

    *nyanyinya para kurcaci sewaktu membuatkan baju untuk .. cinderella? atau putri salju? lupa*

  2.   Wibisono
    July 9th, 2007 | 11:27 pm

    Kalo saya caranya selalu mengerjakan dua jenis pekerjaan, yang menyenangkan dan menyebalkan.

    Yang menyenangkan belakangan supaya semangat menyelesaikan yang menyebalkan.

    Cara ini kadang efektif kadang tidak. Selama masih ada efektifnya tetep saya pakai.

Leave a Reply