Belajar Menghadapi Masalah

Beberapa waktu yang lalu saya berdiskusi dengan beberapa mahasiswa (sendiri-sendiri, nggak bersamaan). Diskusinya adalah soal nila pelajaran mereka yang jeblok. Saya lihat, memang serius jeblok. Mereka ini bukan orang yang bodoh. Kalau diukur, IQnya pasti di atas rata-rata.

Ternyata yang membuat mereka kacau dalam pelajaran adalah banyaknya masalah yang mereka hadapi. Ada yang terkait dengan masalah keluarga, ada masalah dengan kesehatan, ada masalah dengan bad decision yang pernah mereka ambil, ada masalah terlalu banyak kegiatan (termasuk kerja, berdagang, dan seterusnya sehingga lupa sekolah), ada masalah dengan belum menemukan cara belajar, ada masalah dengan terpengaruh kawan di tempat kos yang kerjaannya tidak produktif, dan seterusnya.

Perlu diingat, sebagai manusia, kita PASTI punya masalah dan akan selalu dihadapkan dengan masalah. Sekarang problemnya adalah bagaimana menghadapi masalah tersebut?

Ada yang mencoba melarikan diri. Tapi dia tidak tahu bahwa masalah itu akan tetap membuntuti dia seperti bayangan. he he he. Jadi, hadapi saja masalah itu.

Yang paling sering adalah mengubah pikiran kita. Ada masalah yang sebetulnya SANGAT SIMPEL. SANGAT MUDAH diselesaikan. Tapi karena kita berpikir macam-macam, berpikir terlalu jauh, bagaimana kalau gini dan gitu, akhirnya malah kita tidak menjadi didominasi oleh masalah itu.

Jangan sampai masalah mendominasi pikiran kita. Itu hanya ada di pikiran kita saja. Hadapi! Kita ajak berdamai (atau kalau perlu kita ajak berkelahi) itu pikiran kita. Jangan mau dikuasai oleh pikiran.

Dengan cara menjinakkan pikiran maka kita sudah setengah jalan dalam memecahkan masalah yang kita hadapi. Jadi, jangan terlalu dibesar-besarkan masalah itu di dalam pikiran kita. Kita bilang, orang lain punya masalah yang lebih besar dari ini. Ini kecil. Hanya Tuhanlah yang besar. Kemudian kita pecahkan masalah itu. Selesai.

Kemudian … maju ke masalah berikutnya. He he he. Nggak bakalan selesai nih. … Biarin. Emang sudah begitu jalannya.

3 Responses to “Belajar Menghadapi Masalah”

  1.   Wibisono
    August 12th, 2007 | 10:25 am

    Pak Budi, trackback di FS gak kompatible yah sama di wordpress?

    Saya maunya sih bikin trackback ke tulisan saya di

    http://wibisastro.wordpress.com/2007/08/13/nilai-kuliah-jeblok/

    tapi belum muncul tuh.

  2.   Budi
    August 12th, 2007 | 4:55 pm

    Kelihatannya memang begitu ya … (gak kompatibel). Padahal trackback sudah saya allow lho.

  3.   farra
    July 6th, 2008 | 11:52 pm

    saya seorang mahasiswi di univ negri medan di saat sy sem 3ayah sy mdpt titel ALMARHUM n ni suatu yg berat bg sy yg ank 1 tnggung jawb sy brt sklieee ns1mggu kprgian ayh seorang yang dianggap ayah orng yg bae menipu klrg dgn smua kbhngan nya smua dlm proses persidangan n sdng trz brjln ga tau smp kpn tpkm percy dgn allah krn allah yang mahatau n allah akan membuka kjjran coz allah ga tidur……bagaiman q mghadapi maslh di klg,kampus n pribadi q sndi yg merindukan ksh syg dr tlng rsk yg mellalang buana

Leave a Reply